Minggu, 01 Februari 2015

IMK (Desain Input dan Desain Output)



Nama   : Ismi Fadhilah
NIM    : 2014001729
Kelas   : AMIK 2A
Makul  : IMK

Soal….!!!
Desain Input
1.      Sebutkan langkah-langkah membuat desain input!
2.      Apa yang dimaksud dengan spinbox? Jelaskan!
3.      Bagaimana cara mengurangi system input?
4.      Sebutkan dan jelaskan 3 proses input?
5.      Apa saja kelebihan dan kekurangan kode Mnemonik?

Jawab
1.      Langkah-langkah membuat desain input :
§  Menentukan kebutuhan input dari sistem baru Input yang akan didesain dapat ditentukan dari DAD sistem baru yang telah dibuat. Input DAD ditunjukan oleh arus data dari suatu kesatuan luar ke suatu proses dan bentuk tampilan input di alat input yang ditunjukan oleh suatu proses pemasukan data
§   Menentukan parameter dari input
·            Bentuk dari input, dokumen dasar atau bentuk isian di alat input (Dialog layar terminal)
·          Sumber input
·          Jumlah tembusan untuk input berupa dokumen dasar dan distribusinya
·          Alat input yang digunakan
·          Volume input
·          Periode input
2.      Spinbox( spinner) merupakan sebuah widget grafis di GUI, biasanya berorientasi vertikal, dimana pengguna dapat menyesuaikan nilai dalam kotak teks yang berada disampingnya dengan mengklik panah atas atau bawah, atau dengan menekan panah atas dan bawah. Penekanan tombol atas akan mengakibatkan nilai pada kotak teks naik, sebaliknya jika tombol panah bawah ditekan maka nilainya akan turun.
3.      Cara mengurangi system input :
·         Menggunakan kode
·         Data yang relatif konstan disimpan dalam file acuan, gunakan kode untuk mengambil datanya.
·         Jam dan tanggal diambi
·         Rutin perhitungan dilakukan oleh sistem.
·         Penomoran/pengkodean Otomatis
·         Penggunaan nilai default
·         Input data berdasarkan filter tertentu.
·         Gunakan kontrol pilihan
4.      3 proses input :
·         Penangkapan Data (Data Capture), Merupakan proses mencatat kejadian nyata yang terjadi akibat transaksi yang dilakukan ke dalam dokumen dasar
·         Penyiapan Data (Data Preparation), Yaitu mengubah data yang telah ditangkap kedalam bentuk yang dapat dibaca oleh mesin (Machine Readable Form 1), misalnya kartu plong, pita magnetik/disk magnetick)
·         Pemasukan Data (Data Entry), Merupakan proses membacakan atau memasukan data ke dalam komputer
5.      Kelebihan kode Mnemonik :
·         Sangat Sederhana
·         Mudah diterapkan
·         Mudah dalam pencarian
·         Baik Untuk pengendalian
·         Mudah dalam automatisasi
Kekurangan kode Mnemonik :
·         Sulit diingat
·         Sulit untuk disisipkan
·         Tidak fleksibel bila terjadi perubahan

Soal !!!!
Desain Output
1.      Sebutkan tujuan penganalisis system untuk merancang desain output !
2.      Sebutkan wujud desain output dan contohnya!
3.      Sebutkan faktor-faktor saat memilih teknologi output!
4.      Berikan contoh cara membuat desain output dalam bentuk laporan!
5.      Sebutkan contoh desain output!

Jawab…..

1.      Tujuan penganalisis system untuk merancang desain output :
·         Merancang ouput untuk tujuan khusus.
·         Membuat output bermanfaat bagi user.
·         Mengirim jumlah output yang lengkap.
·         Menyediakan distribusi ouput yang lengkap.
·         Menyediakan output tepat waktu.
·         Memilih metode output yang paling efektif.
2.      Wujud desain output dan contohnya :
·         Hardcopy tradisional dari laporan cetakan.
·         Softcopy seperti layer komputer,microform dan keluaran radio.
·         Drive device seperti disket, CD, DVD, Flash disk, dll.
3.      Faktor-faktor saat memilih teknologi output :
·         Siapa yang akan menggunakan output tersebut (kualitas yang dibutuhkan).
·         Berapa banyak orang yang memerlukan output tersebut.
·         Dimana keluaran tersebut dibutuhkan (distribusi/logistic)
·         Apa tujuan output tersebut.
·         Pada kecepatan berapa output tersebut dibutuhkan.
·         Seberapa sering output tersebut diakses.
·         Berapa lama output tersebut akan (atau harus) disimpan.
·         Menurut peraturan khusus apa output tersebut diproduksi, disimpan dan didistribusikan.
·         Berapa biaya awal dan biaya selanjutnya untuk pemeliharaan dan pemasokan.
·         Apa syarat-syarat lingkungan (penyerapan kebisingan, pengendalian temperature untuk peralatan dan pengkabelan untuk teknologi output tersebut.
4.      Contoh cara membuat desain output dalam bentuk laporan :
·         Menentukan kebutuhan akan laporan tersebut.
·         Menentkan pengguna.
·         Menentukan item-item data yang dimasukkan.
·         Mengestimasi ukuran laporan secara keseluruhan.
·         Judul laporan.
·         Nomor halaman laporan.
·         Memasukkan laporan tanggal persiapan.
·         Memberi label setiap kolom data secara tepat.
·         Menetukan data-data variable, menunjukkan pada layer apakah setiap spasi atau bidang  digunakan untuk suatu karakter alphabet, numeric atau karakter khusus.
·         Menunjukkan tempat baris-baris kosong yang digunakan untuk membantu  mengatur organisasi.
·         Mengulas laporan-laporan protype (gunakan layer untuk dokumen-dokumen berbasis web dang gunakan output hardcopy untuk laporan-laporan cetakan)
5.      Contoh desain output :
·         Output di BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika)
·         Output untuk masyarakat umum / dinas terkait
·         Output untuk masyarakat pantai




0 komentar:

Posting Komentar