Nama :
Ismi Fadhilah
NIM :
2014001729
Kelas :
AMIK 2A
Makul :
IMK
Soal….!!!
Desain Input
1.
Sebutkan langkah-langkah membuat desain
input!
2.
Apa yang dimaksud dengan spinbox?
Jelaskan!
3.
Bagaimana cara mengurangi system input?
4.
Sebutkan dan jelaskan 3 proses input?
5.
Apa saja kelebihan dan kekurangan kode
Mnemonik?
Jawab
1.
Langkah-langkah membuat desain input :
§ Menentukan kebutuhan input dari
sistem baru Input yang akan didesain dapat ditentukan dari DAD sistem baru yang
telah dibuat. Input DAD ditunjukan oleh arus data dari suatu kesatuan luar ke
suatu proses dan bentuk tampilan input di alat input yang ditunjukan oleh suatu
proses pemasukan data
§ Menentukan parameter dari
input
·
Bentuk
dari input, dokumen dasar atau bentuk isian di alat input (Dialog layar
terminal)
·
Sumber input
·
Jumlah tembusan untuk input berupa dokumen
dasar dan distribusinya
·
Alat input yang digunakan
·
Volume input
·
Periode input
2. Spinbox( spinner) merupakan sebuah
widget grafis di GUI, biasanya berorientasi vertikal, dimana pengguna dapat
menyesuaikan nilai dalam kotak teks yang berada disampingnya dengan mengklik
panah atas atau bawah, atau dengan menekan panah atas dan bawah. Penekanan
tombol atas akan mengakibatkan nilai pada kotak teks naik, sebaliknya jika
tombol panah bawah ditekan maka nilainya akan turun.
3. Cara mengurangi system input :
·
Menggunakan
kode
·
Data
yang relatif konstan disimpan dalam file acuan, gunakan kode untuk mengambil
datanya.
·
Rutin
perhitungan dilakukan oleh sistem.
·
Penomoran/pengkodean
Otomatis
·
Penggunaan
nilai default
·
Input
data berdasarkan filter tertentu.
·
Gunakan
kontrol pilihan
4. 3 proses input :
·
Penangkapan
Data (Data Capture),
Merupakan proses mencatat kejadian nyata yang terjadi akibat transaksi yang
dilakukan ke dalam dokumen dasar
·
Penyiapan
Data (Data Preparation),
Yaitu mengubah data yang telah ditangkap kedalam bentuk yang dapat dibaca oleh
mesin (Machine Readable Form 1), misalnya kartu plong, pita magnetik/disk
magnetick)
·
Pemasukan
Data (Data Entry),
Merupakan proses membacakan atau memasukan data ke dalam komputer
5. Kelebihan kode Mnemonik :
·
Sangat
Sederhana
·
Mudah
diterapkan
·
Mudah
dalam pencarian
·
Baik
Untuk pengendalian
·
Mudah
dalam automatisasi
Kekurangan kode Mnemonik :
·
Sulit
diingat
·
Sulit
untuk disisipkan
·
Tidak
fleksibel bila terjadi perubahan
Soal
!!!!
Desain Output
1.
Sebutkan
tujuan penganalisis system untuk merancang desain output !
2.
Sebutkan
wujud desain output dan contohnya!
3.
Sebutkan
faktor-faktor saat memilih teknologi output!
4.
Berikan
contoh cara membuat desain output dalam bentuk laporan!
5.
Sebutkan
contoh desain output!
Jawab…..
1.
Tujuan
penganalisis system untuk merancang desain output :
·
Merancang ouput untuk tujuan khusus.
·
Membuat output bermanfaat bagi user.
·
Mengirim jumlah output yang lengkap.
·
Menyediakan distribusi ouput yang
lengkap.
·
Menyediakan output tepat waktu.
·
Memilih metode output yang paling
efektif.
2.
Wujud desain output dan contohnya :
·
Hardcopy tradisional dari laporan
cetakan.
·
Softcopy seperti layer
komputer,microform dan keluaran radio.
·
Drive device seperti disket, CD, DVD,
Flash disk, dll.
3.
Faktor-faktor saat memilih teknologi
output :
·
Siapa yang akan menggunakan output
tersebut (kualitas yang dibutuhkan).
·
Berapa banyak orang yang memerlukan
output tersebut.
·
Dimana keluaran tersebut dibutuhkan (distribusi/logistic)
·
Apa tujuan output tersebut.
·
Pada kecepatan berapa output tersebut
dibutuhkan.
·
Seberapa sering output tersebut diakses.
·
Berapa lama output tersebut akan (atau
harus) disimpan.
·
Menurut peraturan khusus apa output
tersebut diproduksi, disimpan dan didistribusikan.
·
Berapa biaya awal dan biaya selanjutnya
untuk pemeliharaan dan pemasokan.
·
Apa syarat-syarat lingkungan (penyerapan
kebisingan, pengendalian temperature untuk peralatan dan pengkabelan untuk
teknologi output tersebut.
4.
Contoh cara membuat desain output dalam
bentuk laporan :
·
Menentukan kebutuhan akan laporan
tersebut.
·
Menentkan pengguna.
·
Menentukan item-item data yang
dimasukkan.
·
Mengestimasi ukuran laporan secara
keseluruhan.
·
Judul laporan.
·
Nomor halaman laporan.
·
Memasukkan laporan tanggal persiapan.
·
Memberi label setiap kolom data secara
tepat.
·
Menetukan data-data variable,
menunjukkan pada layer apakah setiap spasi atau bidang digunakan untuk suatu karakter alphabet,
numeric atau karakter khusus.
·
Menunjukkan tempat baris-baris kosong
yang digunakan untuk membantu mengatur
organisasi.
·
Mengulas laporan-laporan protype
(gunakan layer untuk dokumen-dokumen berbasis web dang gunakan output hardcopy
untuk laporan-laporan cetakan)
5.
Contoh desain output :
·
Output
di BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika)
·
Output
untuk masyarakat umum / dinas terkait
·
Output
untuk masyarakat pantai






0 komentar:
Posting Komentar